Respek! PDKL Latih Anak-anak Istimewa Ini agar Mandiri secara Finansial

Gueade

Gueade

Lampung Selatan

24 Mei 2025 14:49 WIB
Humaniora | Rilis ID
Suasana pelatihan pengemasan keripik oleh anak-anak penyandang disabilitas di Gedung Sekretariat PKDL, Sabtu (24/5/2025). Foto: Ade/rilis.id
Rilis ID
Suasana pelatihan pengemasan keripik oleh anak-anak penyandang disabilitas di Gedung Sekretariat PKDL, Sabtu (24/5/2025). Foto: Ade/rilis.id

RILISID, Lampung Selatan — Serius tapi santai. Begitulah suasana di Gedung Sekretariat Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL), Desa Sabah Balau, Lampung Selatan, Sabtu (24/5/2025).

Sebanyak 20 anak penyandang disabilitas seperti down syndrome, autis, tunawicara, dan tunarungu, terlihat asyik mengemas berbagai keripik pisang.

Mereka duduk lesehan, berhadap-hadapan di sebuah meja kayu panjang yang dilapisi plastik warna hijau di bagian atas.

Anak-anak istimewa ini memegang standing pouch ukuran 1/4 kilogram (kg) dengan model klip untuk menutup kemasan.

Lalu, mereka memasukkan keripik ke dalam kemasan hingga penuh dan kemudian menekan klip untuk menyegelnya.

Untuk memastikan makanan tetap higienis, semua anak wajib memakai sarung tangan plastik dan masker penutup hidung dan mulut.

Kelihatannya sebuah pekerjaan sederhana. Namun bagi anak-anak ini, untuk menyelesaikan satu kemasan tentu butuh konsentrasi dan ketekunan.

Karena itu, pembimbing dari PKDL sesekali terlihat mengingatkan agar mereka kembali fokus pada pekerjaannya.

Ketua Harian PKBL, Yunita Viriya, menjelaskan kegiatan perdana ini bertujuan memberikan keterampilan kepada penyandang disabilitas.

"Dengan harapan, mereka nantinya bisa mandiri secara finansial," ujar perempuan cantik yang tampil kasual dengan kaus dan celana hitam ini.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

PDKL

Disabilitas

anak-anak istimewa

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya