Ikut Bangga! Putra Mantan Ketua PWI Lamsel Dilantik Presiden Jadi Perwira Muda TNI AU
Ahmad Kurdy
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Kabar membanggakan datang dari keluarga besar jurnalis Lampung Selatan (Lamsel) yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Ini setelah Letnan Dua (Letda) Azzam putra dari Alpandi, mantan Ketua PWI Lamsel dua periode, resmi dilantik menjadi Perwira Muda TNI Angkatan Udara (AU) oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa) yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (23/7/2025).
Dalam pelantikan yang penuh khidmat itu, Presiden Prabowo memimpin pengambilan sumpah jabatan dan penyematan pangkat Letnan Dua kepada 2.000 Calon Perwira Remaja (Capaja) dari TNI dan Polri, termasuk 293 dari Akademi Angkatan Udara (AAU).
Para perwira muda itu dinyatakan resmi mengabdi kepada bangsa dan negara dalam korps masing-masing.
Alpandi menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian sang putra.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan sejawatnya di dunia pers, khususnya PWI Lamsel.
"Assalamualaikum wr wb. Tabik puun, salam hormat saya dan keluarga kepada Ketua PWI Lamsel dan para pengurus. Anakku sudah dilantik Presiden RI kemarin sebagai Perwira Muda TNI AU (Letda Azzam). Terima kasih atas doa dan dukungan kawan-kawanku semua. Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua," ujar Alpandi dalam pesan singkatnya kepada redaksi.
Pelantikan Praspa 2025 berlangsung dengan penuh semangat nasionalisme. Presiden menyebut bahwa para perwira muda adalah generasi unggul yang akan menjaga kedaulatan negara.
Upacara juga diwarnai aksi adu yel-yel penuh semangat dari para taruna di hadapan Presiden dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang turut hadir dalam acara tersebut, berpesan kepada seluruh perwira muda agar selalu menjunjung tinggi kejujuran, loyalitas, dan tidak mengkhianati amanah rakyat dan negara.
PWI Lamsel
Letda Azzam
TNI AU
Lampung Selatan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
