Puskesmas Kupang Kota Terapkan Tujuh Inovasi Dukung Pelayanan Kesehatan

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

19 Juni 2025 07:00 WIB
Humaniora | Rilis ID
Foto IST
Rilis ID
Foto IST

Pelaporan capaian skrining dan pemantauan minum obat dievaluasi melalui grup whatsapp melalui pelaksanaan posbindu PTM di masing- masing kelurahan dan kunjungan penderita di dalam dan luar gedung.

Kegiatan dalam gedung berupa pemantauan minum obat pasien PTM dan skrining faktor resiko, yang terupdate dan bersinergi dengan program ASIK (Aplikasi Sehat Indonesiaku) PTM.

TAPIS BU SITI (Temukan, Dampingi, Atasi Ibu Hamil Resiko Tinggi) :

Merupakan Inovasi Pelayanan Publik, yang diterapkan pada tanggal 2023-01-06, yang bertujuan untuk menemukan ibu hamil berisiko tinggi di wilayah kerja puskesmas kupang kota dan memberi pendampingan penuh untuk ibu dan keluarga, serta mengatasi masalah yang berhubungan dengan kehamilan ibu.

Puskesmas berperan menyelenggarakan upaya Kesehatan untuk meningkatan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar memperoleh derajat Kesehatan yang optimal.

Dengan demikian Puskesmas berfungsi sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan Kesehatan, pusat pemberdayaan keluarga dan masyarakat serta pusat pelayanan Kesehatan strata pertama.

Upaya Kesehatan yang diselenggarakan di puskesmas terdiri dari upaya Kesehatan masyarakat esensial dan upaya Kesehatan masyarakat pengembangan. Salah satu upaya Kesehatan esensial adalah Kesehatan Ibu dan Anak.

Puskesmas Kupang Kota melakukan upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan bayi merupakan salah satu bentuk investasi di masa depan.

TOPENG BATIK (Stop Penggunaan Barang Plastik )

Merupakan Inovasi Pelayanan Publik, yang diterapkan pada tanggal 24 Desember 2024, yang

Menampilkan halaman 3 dari 5

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Kesehatan

puskesmas Kupang Kota

bandar Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya