Innalillaahi, Sastrawan Lampung Pun Doni Dikabarkan Berpulang
Gueade
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Mendung duka menyelimuti dunia sastra Lampung.
Pemenang hadiah Sastra Rancage 2018, Muhammad Harya Ramdhoni, dikabarkan berpulang.
Penulis Semilau, Sang Rumpun Sajak ini meninggal dunia pada Rabu, 19 Maret 2025 sekira pukul 19.32 WIB.
Baca Juga:
Rencananya, sai batin marga Liwa kelahiran Solo, Jawa Tengah 15 Juli 1981 ini dikebumikan di Bandar Lampung, Kamis (20/3/2025).
Kabar lelayu ini disampaikan sastrawan Lampung, Udo Z Karzi di Facebook.
"Semoga semua amal ibadah almarhum diterima dan seluruh dosanya diampuni Allah Swt. Amin," tulis Udo.
Baca Juga:
Pun Doni --begitu Muhammad Harya Ramdhoni akrab disapa, memperkenalkan diri di jagat sastra dengan roman Perempuan Penunggang Harimau (2011) dan kumpulan cerpen Kitab Hikayat Orang-orang yang Berjalan di Atas Air (2012).
Sedangkan, buku antologi Semilau memuat 69 sajak dan hampir semuanya bertutur mengenai legenda atau sejarah Sekala Brak (Skala Baka).
Tersisip di sela-selanya pengalaman sosial maupun personal yang dialami Doni sendiri.
Bahasa yang dipergunakannya adalah dialek Lampung Barat yang menjadi satu dari dua dialek bahasa Lampung.
Muhammad Harya Ramdhoni
Lampung
Sastra Rancage 2018
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
