Bekali Paskibraka Bela Negara, Kesbangpol Hadirkan Eks Radikalisme Ken Setiawan
Tampan Fernando
Bandar Lampung
"Sila pertama bukan hanya bentuk ikrar cinta kepada Tuhan, tetapi juga wujud cinta kepada tanah air. Kita boleh peduli terhadap peristiwa kemanusiaan di negara lain, seperti Palestina, tapi jangan sampai menutup mata terhadap persoalan kemanusiaan di tanah air sendiri,” jelasnya.
Ken mengingatkan pentingnya menjaga kecintaan terhadap Indonesia.
“Kita lahir, besar, dan hidup di Indonesia. Maka sudah seharusnya kita mencintai tanah tumpah darah Indonesia. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa NKRI adalah rumah bersama yang harus dijaga keutuhan dan kedaulatannya oleh seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya oleh pemerintah atau kelompok tertentu. Setiap warga negara memiliki tanggung jawab dalam memelihara stabilitas, keamanan, dan kemajuan bangsa.
“Jika setiap warga menyadari bahwa kita tinggal di rumah yang sama, tentu akan tumbuh kesadaran untuk menciptakan suasana yang tenteram, aman, dan damai, meski berasal dari latar belakang yang berbeda-beda,” tutup Ken.
Di akhir kegiatan, Ken Setiawan membagikan buku Tuhan Kita Sama kepada enam peserta terpilih yang aktif bertanya dalam sesi diskusi. Ia juga membagikan e-book versi digital secara gratis kepada seluruh peserta melalui nomor WhatsApp 0898-5151-228. *
Ken Setiawan
ajaran Islam
terorisme
roadshow Indonesia Damai
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
