SMA YP Unila Juara Umum Kontes Robot Teknokrat

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

10 Maret 2020 16:59 WIB
Humaniora | Rilis ID
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Teknokrat Indonesia Muhammad Najib Dwi Satria saat menyerahkan trofi kepada SMA YP Unila, Minggu (8/3/2020). FOTO: IST
Rilis ID
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Teknokrat Indonesia Muhammad Najib Dwi Satria saat menyerahkan trofi kepada SMA YP Unila, Minggu (8/3/2020). FOTO: IST

RILISID, Bandarlampung — SMA YP Unila keluar sebagai juara umum Kontes Robot Teknokrat 2020 yang berlangsung di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM Nasrullah Yusuf, pada Sabtu-Minggu (7-8/3/2020).

Dari empat divisi yang diperlombakan, Tim SMA YP Unila berhasil menjadi juara di beberapa divisi. Yakni juara satu dan tiga Divisi Roket Air, runner-up Divisi Line Followers Smart Robot dan best design Divisi Pesawat Glider.

Baca juga informasi terkini seputar Universitas Teknokrat Indonesia klik disini.

Sementara SMAN 3 Prabumulih menjuarai Line Followers Race dan MAN 3 Palembang runner-up Divisi Line Followers Race.

Kontes Robot Teknokrat 2020 bertemakan “Making Student Creativity Integrated For Future Technology” dibuka oleh Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. H. Mahathir Muhammad, pada Sabtu (7/3/2020).

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/3/2020), Mahathir Muhammad mengatakan tidak banyak sekolah yang mengikuti kontes robot tersebut. Karena menyangkut bidang pemograman, dana dan pelatihan.

Menurutnya, siswa tingkat atas di beberapa negara maju sudah masuk pemograman. Sehingga, mereka sudah banyak menguasai bidang teknologi. Dia mencontohkan GoJek yang menjadi salah satu perusahaan ternama.

Kendati tidak memiliki sepeda motor, mobil atau restoran, namun perusahaan berbasis aplikasi milik Mendikbud Nadiem Makarim itu sudah mempunyai bisnis dengan aset triliunan.

Mahathir mengungkapkan penguasaan tentang programing bisa menguasai bidang usaha apapun. Tanpa harus membutuhkan modal besar. Hal itulah yang terjadi di negara-negara maju.

“Pertanyaannya, bagaimana kita, walaupun masih SMA tidak hanya menguasai bidang studi atau pelajaran di sekolah saja. Tapi juga mengetahui, bahkan menguasai bidang tertentu seperti teknologi,” ujar Mahathir.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya