Merasa Terabaikan, Agen Wisata dan Travel akan Kirim Surat Terbuka ke Arinal dan Eva
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Pelaku usaha agen perjalanan wisata di Lampung berencana mengirimkan surat terbuka untuk Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana.
Rencana itu adalah bentuk ketidakpuasan atas kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak terhadap para pengusaha wisata, yang telah bekerja menghadirkan wisatawan ke Lampung.
Adi Susanto, pelaku wisata anggota Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) mengatakan, semenjak pandemik covid-19 melanda di Lampung, belum ada satupun bentuk perhatian terhadap para pelaku agen wisata.
"Jangankan bentuk pemberian bantuan, ucapan dukungan prihatin saja tidak pernah disampaikan," ungkap Adi saat dikonfirmasi Rilisid Lampung, Minggu (25/7/2021).
Ia menegaskan sangat mendukung kebijakan pemerintah menerapkan PPKM Mikro, Darurat, maupun Level 4 di Bandarlampung. Namun, bentuk perhatian kepada para pengusaha agen travel yang selama ini berhasil mempromosikan dan mewarkan pariwisata Lampung, tidak ada sama sekali.
"Kami taati setiap kebijakan dan aturan pemerintah. Namun kami juga punya tanggungan, mulai dari listrik, gaji karyawan, sampai membayar pajak, belum lagi ada angsuran yang harus kami bayar," ujar pengusaha agen travel ini.
Adi juga mengaku saat ini sudah merumahkan karyawan yang selama ini bekerja kepadanya. Hal itu dilakukan karena usaha agen wisata adalah yang paling terpuruk akibat pandemi.
Menurutnya, Arinal Djunaidi dan Eva Dwiana harus memberikan solusi kepada para pelaku usaha wisata. Misalnya, melibatkan para pelaku wisata untuk penyediaan hand sanitizer, masker, disinfektan dan lainya.
"Bisa memakai produk pelaku wisata dan tidak membeli dari luar Lampung. Karena uangnya akan terus berputar di Lampung, dan selain itu membantu kehidupan kami," papar Adi yang juga Ketua Bidang DPP Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) itu.
Sementara Adi juga mengkritisi kebijakan Wali Kota Eva yang menyegel Bakso Son Hajisony karena berdampak terhadap wisata.
Surat Terbuka
Gubernur Lampung
Wali Kota Bandarlampung
Arinal Djunaidi
Eva Dwiana
Pelaku Usaha
Agen Travel
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
