Komunitas 'Hijau Itu Kita' Bahas Influencer, Kantong Plastik, sampai Unjuk Rasa

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

31 Juli 2023 15:37 WIB
Humaniora | Rilis ID
Even Gen-Z Music & Talks di Hijau Itu Kita Center (02) Kemiling, Bandarlampung, Minggu (30/7/2023). Foto: ist
Rilis ID
Even Gen-Z Music & Talks di Hijau Itu Kita Center (02) Kemiling, Bandarlampung, Minggu (30/7/2023). Foto: ist

Dalam sesi eksplorasi musik yang dilakukan di sela-sela rehat diskusi, tampil Gen Z berbakat asal UKMBS Unila, Ahmad Musyaffa alias Wawak, yang mengintroduksi penampilannya dengan membawakan dua lagu instrumen klasik Lampung sebagai penggugah kesadaran budaya dan lingkungan para audiens.

Kemudian berikutnya, Wawak piawai mengiringi ekspresi musik dan lagu dari para Gen Z yang larut dalam keceriaan.

Tidak hanya lagu, Wawak juga memberikan ilustrasi musik pada pembacaan puisi berjudul "Hikayat Daun-daun Hijau" karya Edy Samudra Kertagama yang dibacakan oleh Gary, aktivis Mapala Unila.

Even kali ini terlihat lebih hidup dalam diskusi dan ekspresi, karena dihadiri oleh para Gen Z yang memiliki pengalaman diskusi dan aktivitas kemahasiswaan yang cukup.

"Kita dapat melihat potensi para Gen Z berbakat yang mulai terbiasa melakukan data search untuk digunakan sebagai bahan diskusi, meski topik yang dibahas digulirkan secara spontan," jelas Ahmad Nurhadi, penggiat Hijau Itu Kita yang kali ini berperan sebagai floor director acara. 

Awal Saptono juga turut mengamini Nurhadi, dan menambahkan, "Adik-adik Gen Z berbakat ini penting untuk kita disupport dalam banyak aktivitas, karena potensinya. Saya melihat para Gen Z seperti Rama Wijaya (UTB), Candra Aditya (Unila), Aldo Winandar (UIN), Hafiz Julian Taris, Risky Nugroho, Yulita Indah Pratiwi (UTB) Fahila Anggraeni, dan Gen Z lainnya sangat memberi warna dalam diskusi dan ekspresi musik."

Di ujung acara, Nashir Badri, akrab dipanggil Bang Een, memberikan ulasan terkait jalannya diskusi dan ekspresi musik para Gen Z.

"Performa kalian dalam even ini sangat memenuhi harapan kami, meski tetap masih ada kekurangan-kekurangan. Karakteristik Gen Z yang mau bekerja keras, ambisius, cakap berteknologi, semua nampak dalam diskusi dan ruang eskpresi. Oleh karenanya tidak berlebihan bila generasi kami memiliki harapan yang besar pada generasi kalian, agar kehidupan manusia Indonesia yang lebih berkualitas dapat kita capai di masa mendatang," ungkap Nashir di hadapan para Gen Z.  

Mochammad Nashir Badri, calon legislator Provinsi Lampung yang serius dengan upaya-upaya pembangunan masyarakat yang berkelanjutan ini, sangat menyadari bahwa isu peduli lingkungan hidup yang bersifat universal perlu ditanamkan dan dibudayakan kepada para Gen Z agar kerusakan dan potensi-potensi degradasi lingkungan dapat terus diminimalisir.

Komunitas Diseminasi Hijau Itu Kita juga kerap mengundang stake holder dalam even-evennya, agar diperoleh masukan konstruktif dalam pengembangan komunitas.

Menampilkan halaman 3 dari 4

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

Komunitas Diseminasi

Hijau Itu Kita

Even Gen-Z Music & Talks

Efek Dari Power of Social Media

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya