Kala Jokowi Pakai Baju Adat Lampung, Dipastikan Terlihat Ganteng dan Berwibawa
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
Soal dikonfirmasi kenapa Presiden Jokowi menjatuhkan pilihan ke baju adat Lampung, Riana mengaku tidak mengetahui. Namun yang pasti dirinya berupaya yang terbaik.
“Pakaian adat Lampung yang dikenakan presiden adalah pakaian penyimbang ketua adat Pepadun. Kita tentunya bangga dan haru,” ujar Riana saat menjawab presenter Rilisid TV, Novi Balga.
Sementara, narasumber berikutnya Anshori Djausal mengaku sempat kaget ketika dilibatkan Dekranasda untuk membantu mempersiapakan baju adat Saibatin dan Pepadun.
Ia menjelaskan, pemilihan baju dilakukan cukup ketat. Mulai dari pakaian bagian bawah sampai atas diperhatikan secara proporsional.
“Tugas kita memastikan saat Pak Presiden mengenakan baju adat Lampung harus terlihat lebih berwibawa dan ganteng,” ucap dia.
Ia menjelaskan dalam menyusun panduan penggunaan baju adat Saibatin maupun Pepadun dilakukan secara detail. Karena, pada prinsipnya yang dipakaikan baju adat Lampung ini adalah seorang Presiden.
“Kita tidak bisa main-main karena tidak ingin menjadi pergunjingan netizen," tuturnya.
Soal topi dan aksesoris batu Bungur yang digunakan Presiden Jokowi, Anshori mengatakan telah mendapat persetujuan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. (*)
Lihat Video Part 1:
Jokowi
Adat Lampung
Dekranasda Lampung
Lampung
Riana Sari Arinal
Ansyori Djausal
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
