'Hijau Itu Kita' Bahas Nilai Alam, Habit Manusia, dan Green Politic

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

11 Agustus 2023 17:42 WIB
Humaniora | Rilis ID
Hijau Itu Kita kembali menggelar even Gen Z Music&Talks di ekowisata Huma Dihi yang terletak di Tanjung Halok, Kemiling, Kamis (10/8/2023). Foto: Istimewa
Rilis ID
Hijau Itu Kita kembali menggelar even Gen Z Music&Talks di ekowisata Huma Dihi yang terletak di Tanjung Halok, Kemiling, Kamis (10/8/2023). Foto: Istimewa

Dalam kesempatan lain, Apriyan Sucipto memaparkan topik konservasi alam yang dikemas dalam bahasa yang awam, agar peserta diskusi mudah memahami.

Pada akhirnya, para gen Z dapat memaknai bahwa konservasi alam adalah agenda penting yang mesti didukung oleh banyak pihak, termasuk para gen Z yang akan menjadi pemeran utama pembangunan bangsa saat masa bonus demografi tiba.

Apriyan bahkan secara spontan mengajak seluruh gen Z membuat video khusus menyambut Hari Konservasi Alam Nasional yang jatuh pada hari yang sama dengan even ini.

Nashir Badri melengkapi diskusi yang dilakukan dalam dua sesi tersebut dengan mengajak para gen Z memahami konsep dan aplikasi green politic dalam kehidupan masyarakat.

Green politic atau politik hijau adalah pemahaman bahwa titik berat kehidupan bukan pada ekonomi semata melainkan pada alam (ekosentris), dan menempatkan keseimbangan ekologi sebagai faktor pertumbuhan dan perkembangan negara. Politik hijau muncul setelah pemulihan pasca perang dunia kedua.

Lebih lanjut, green politic merupakan sebuah pandangan politik yang bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang berkelanjutan secara ekologis yang pada dasarnya berakar pada lingkungan, keadilan sosial tanpa kekerasan dan juga demokrasi akar rumput.

Green politic dapat meningkatkan berbagai macam alat kebijakan untuk mengatasi permasalahan perubahan iklim dan juga mempunyai perang penting dalam merespon berbagai isu lingkungan, tanah adat, dan lainnya.

Artinya, green politic ini memang hadir sebagai wadah dalam mengupayakan keberlangsungan hidup yang seimbang baik antara alam maupun manusia.

"Para gen Z harus dikenalkan dengan green politic, karena keberlangsungan kehidupan bangsa dan seluruh umat di muka bumi membutuhkan keseriusan para pemimpin untuk berkomitmen pada pembangunan yang betkelanjutan (sustainability development)," tegas Nashir.

Even ketiga Gen Z Music&Talks semakin menunjukkan perkembangan Komunitas Diseminasi Hijau Itu Kita sebagai kelompok yang tumbuh atas kesadaran akan lingkungan hidup.

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

Hijau Itu Kita

Bahas Pentingnya Nilai Alam

Habit Manusia Dalam Eco Friendly

serta Pengenalan Green Politic

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya