'Hijau Itu Kita' Bahas Nilai Alam, Habit Manusia, dan Green Politic

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

11 Agustus 2023 17:42 WIB
Humaniora | Rilis ID
Hijau Itu Kita kembali menggelar even Gen Z Music&Talks di ekowisata Huma Dihi yang terletak di Tanjung Halok, Kemiling, Kamis (10/8/2023). Foto: Istimewa
Rilis ID
Hijau Itu Kita kembali menggelar even Gen Z Music&Talks di ekowisata Huma Dihi yang terletak di Tanjung Halok, Kemiling, Kamis (10/8/2023). Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Komunitas Diseminasi 'Hijau Itu Kita' kembali menggelar even Gen Z Music&Talks seri ketiga di Ekowisata Huma Dihi di Tanjung Halok, Kemiling, Bandarlampung, Kamis (10/8/2023).

Komunitas yang digawangi Mochammad Nashir Badri ini mengundang sekitar 50 peserta yang sebagian besar (75 persen) adalah para gen Z yang berusia 18 hingga 22 tahun. 

Even ini digelar di wisata alam yang memiliki nilai eksotisme keindahan alam dan keanekaragaman hayati yang tinggi.

Di spot yang berada di bawah rerimbunan pohon, diapit dua lembah kecil di mana mengalir sungai kecil yang berasal dari dua mata air, para gen Z "ngobrol" bersama diselingi ekspresi bermusik sebagai bentuk atensi mereka dalam momen yang serius tapi santai.

"Even kali ini lebih berbentuk brainstorming kepada adik-adik gen Z terkait pentingnya nilai alam dalam kehidupan manusia di bumi, habit manusia dalam pelestarian lingkungan (eco friendly), serta pengenalan green politic kepada anak-anak muda," ungkap Nashir yang biasa disapa Bang Een ini.

Karena sebagian materi peserta berasal dari anak-anak muda luar kampus, maka metode diskusi lebih diarahkan berbentuk brainstorming didampingi oleh panelis.

Berperan sebagai panelis adalah Apriyan Sucipto (aktivis kehutanan dan sosial kemasyaratan) dan Bang Een sendiri.

Kehidupan manusia yang tidak terlepas dari jasa alam menjadi topik yang dibicarakan sebagai bentuk stimulus penyadaran peserta kegiatan di awal diskusi.

Para gen Z pada momen ini mengekspresikan kesadaran dimaksud dengan pernyataan-pernyataan yang diharapkan dapat menjadi pendorong gerakan kesadaran yang lebih luas.

Para gen Z menyebut kata-kata keindahan, kebersihan, ekosistem, kesehatan, hijau, kesejukan, sumberdaya alam, ekologi, karunia Tuhan, mari kita lestarikan, bersahabatlah dengan alam, dan frase-frase lainnya sebagai bentuk ekspresi dari hasil brainstorming topik ini. 

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

Hijau Itu Kita

Bahas Pentingnya Nilai Alam

Habit Manusia Dalam Eco Friendly

serta Pengenalan Green Politic

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya