Fina dan Suami ‘Sembuh’ Berkat Lagu Terpesona, Sosiolog Anjurkan Kreatif di Masa Pandemi

Andry Kurniawan

Andry Kurniawan

Bandarlampung

19 Juli 2021 20:39 WIB
Humaniora | Rilis ID
Ilustrasi/Kalbi Rikardo
Rilis ID
Ilustrasi/Kalbi Rikardo

Ia juga menyarankan jangan takut atau malu untuk memberitahu keluarga, teman, hingga tetangga. Hal itu untuk mengurangi interaksi. Beruntungnya, kata Fina, semua memberi dukungan baik moril maupun materil. Dari memberi semangat sembuh lewat media, hingga mengirimkan makanan.

“Kalau kangen anak langsung video call, sekarang sudah gampang. Pokoknya jangan kasih kesempatan otak berpikir yang enggak-enggak. Isi waktu isolasi mandiri dengan kegiatan,” saran Fina lagi.

Sebagai salah satu cara menguatkan imun tubuh, Fina dan suami bahkan menganggap waktu isolasi mandiri berdua itu sebagai bulan madu.

“Karena anak-anak gak ada di rumah, ya anggap saja honeymoon. Jadi selesai kerjaan rumah ya kami ngobrol, nonton televisi, bermanja-manja, dan nyanyi bareng. Suami saya yang main gitar sambil nyanyi, saya ikut juga. Lagu yang paling sering kai nyanyiin itu ‘Terpesona, Aku Terpesona’,” kisah Fina.

Hadapi Pandemi, Sosiolog Sarankan Asah Kreativitas

Menurut salah seorang akademisi Sosiologi Universitas Lampung (Unila) Dr. Bartoven Vivit Nurdin, stres saat masa pandemi sudah pasti. Namun yang terpenting kini adalah bagaimana kita bisa selalu inisiatif dan selalu berinovasi.

“Alihkan pikiran untuk lebih produktif. Misalnya alihkan ke hobi yang menghasilkan supaya pikiran teralihkan. Bisa juga berjualan online,” ungkapnya kepada Rilisid Lampung, Minggu (19/7/2021).

Sebab, menurut Kepala Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unila itu, orang selalu berpikir akan makan apa besok, apalagi yang tidak memiliki gaji tetap.

Vivit, biasa ia dipanggil juga menyarankan masyarakat harus mengontrol bantuan yang diberikan pemerintah agar tepat sasaran.

“Kita juga tidak bisa bersikap baik-baik saja. Harus kreatif. Masyarakat harus gotong royong untuk saling membantu. Lakukan apapun untuk bertahan hidup, tapi tentu hal-hal yang positif,” terus Doktor Antropologi itu juga.

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

covid-19

corona

tenaga kesehatan

sembuh

rilis.id

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya