Warga Kalianda Hampir Jadi Korban Penipuan Mengaku Polwan di Polres Lamsel
Agus Pamintaher
Lampung Selatan
Korban: Ngapain? Ada urusan apa?
Penipu: Kami perlu memastikan apakah ibu adalah orang yang sedang kami cari-cari.
Untungnya, Sri Mulyani tidak langsung percaya dan memilih berhati-hati serta mengonfirmasi kebenaran telepon tersebut.
Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa aksi itu adalah penipuan dengan modus menyamar sebagai aparat penegak hukum.
AKP I Wayan Susul menegaskan, kejadian itu bukan panggilan resmi dari Polres.
“Polri tidak pernah memanggil warga dengan cara menelpon sembarangan tanpa alasan yang jelas. Apalagi hanya untuk membawa KTP," kata AKP I Wayan Susul.
Jika ada yang mengaku anggota Polres Lamsel, pihak kepolisian berharap agar segera konfirmasi ke kantor Polres atau hubungi nomor resmi.
Modus ini termasuk social engineering atau rekayasa sosial, di mana pelaku berusaha memanipulasi psikologis korban agar takut dan mengikuti perintah.
“Biasanya korban diminta datang, menyerahkan dokumen, atau bahkan bisa diarahkan ke tindak pemerasan. Masyarakat jangan sampai terjebak,” imbuhnya.
Atas kejadian tersebut, Polres Lamsel mengimbau masyarakat untuk:
Penipuan
warga Kalianda
ngaku polwan
Humas Polres Lamsel
AKP I Wayan Susul
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
