Sedih! 457 Pelajar Terlibat Tawuran dan Geng Motor di Balam, Ini Daftar Sekolahnya
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Jumlah pelajar yang terlibat aksi tawuran dan geng motor di Bandarlampung sepanjang tahun 2022 hingga sekarang cukup tinggi.
Polresta Bandarlampung (Balam) bersama Polsek jajaran mencatat ada 457 orang pelajar yang diamankan.
Dari jumlah itu, 29 orang kasusnya dinaikkan hingga ke tahap penyidikan. Sisanya, 428 orang dilakukan pembinaan.
Kabag Ops Polresta Bandarlampung, Kompol Oskar Eka Putra, menyebutkan pada tahun 2022 Polresta menerima 19 pengaduan kasus tawuran.
"Sementara, untuk 2023 sebanyak lima kasus tawuran," paparnya, Minggu (26/2/2023).
Oskar menerangkan, kasus yang naik ke penyidikan adalah mereka yang terbukti membawa senjata tajam (sajam)
"Sedangkan yang tidak terbukti dibina oleh Sat Binmas dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya," ujarnya.
Adapun pelajar itu berasal dari SMP Negeri 5, 8, 12, 14, 20, 24, 29, 31, 33, dan 36 Bandarlampung.
Lalu, SMP Mutiara Bangsa, SMP Al-Kautsar, dan SMP Gajah Mada.
Kemudian, SMK Negeri 2, 5, 7, 8, dan 9 Bandarlampung serta SMK 2 Mei, SMK Yadika, dan SMK Al-Huda
tawuran bandarlampung
geng motor bandarlampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
