Naik Gojek, Orang Tua Serahkan Uang Masuk Unila Rp300 juta di Depan Masjid
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Orang tua salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila (Unila) naik gojek untuk menyerahkan suang sebesar Rp300 juta kepada PNS Unila Pompi Pratama Putra di halaman masjid Ad-du'a Wayhalim.
Hal tersebut, diceritakan orang tua mahasiswa Linda Fitri saat menjadi saksi di persidangan suap Unila di PN Tanjungkarang, Selasa (7/3/2023).
Linda menceritakan, anaknya lulus melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Namun sebelumnya dirinya menghubungi rekannya bernama Pompi untuk menanyakan perihal tatacara pendaftaran ujian mandiri.
"Pompi bilang kalau mandiri tidak ada kuota, lewat jalur SBMPTNnya saja, tapi ada ucapan terimakasih," ujarnya.
Linda bercerita, dirinya menyerahakan uang ucapan terimakasih sebesar Rp300 juta masjid Ad-Dhuha di wilayah Wayhalim.
"Saya beri cash, saya naik gojek janjian di depan masjid Ad-Dhuha," ujarnya.
Majelis Hakim Lingga Setiawan menanyakan uang Rp300 juta itu untuk apa?
"Agar anaknya tidak bergeser seleksi masuk Unila," katanya.
Selain itu, Linda mengaku baru mengetahui bahwa yang mengurus anaknya di Unila yakni Fajar Pramukti Putra yang merupakan adik dari Pompi.
Sidang Suap Unila
Serahkan Uang di Masjid
Naik Gojek
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
