Kisah Korban TPPO asal NTB, Sempat Lolos dari Aparat karena Sembunyi di Ruang Bawah Tanah
Pandu Satria
Bandarlampung
Keberangkatan menuju Lampung itu dilakukan secara terpisah dengan mobil. Rata-rata satu mobil berisi enam orang.
Kemudian di sebuah SPBU sebelum Pelabuhan Merak, para korban ini dikumpulkan dan diangkut menggunakan bus.
Bus lalu menyeberang ke Lampung dengan kapal hingga Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
NA mengatakan, pengawas yang ikut bersama mereka melarang korban tidak turun dari bus selama penyeberangan.
"Tapi kami berontak karena kami ingin buang air kecil," kata NA.
Setelah diperbolehkan turun dari bus, pengawas perempuan itu bahkan ikut masuk ke kamar mandi untuk mengawasi.
Perjalanan darat itu lalu berakhir di sebuah rumah besar tidak terurus yang belakangan diketahui milik oknum polisi, Jumat (2/6/2023).
Alamat tepatnya di Jalan Padat Karya, Kecamatan Rajabasa, Bandarlampung, Provinsi Lampung.
NA menuturkan tetangga rumah sempat bertanya apakah mereka rombongan siswa sekolah atau TKW (tenaga kerja wanita).
"Ada satu orang yang jawab TKW," kata NA.
TPPO
Polda Lampung
perdagangan manusia
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
