Forkopimda Mesuji Bahas Konflik Lahan PT SIP vs Buay Mencurung, Ini Hasilnya
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Konflik agraria terutama antara masyarakat versus perusahaan terus terjadi di Kabupaten Mesuji.
Mulai dari Kawasan Register 45 Sungai Buaya yang diduduki perambah.
Kemudian, pabrik sawit PT. BSMI yang juga sempat dibakar massa. Begitu juga perusahaan lain yang sempat berurusan dengan masyarakat.
Terbaru, PT. Sumber Indah Perkasa (SIP), perusahaan sawit yang di klaim lahan HGU-nya oleh kelompok Buay Mencurung.
Bahkan persolan tersebut sampai dibahas khusus Forkopimda plus di Kantor Bupati Mesuji.
Rapat pembahasan pendudukan lahan oleh Buay Mencurung itu dipimpin oleh Pj. Bupati Mesuji, Sulpakar.
Diikuti Kapolres, AKBP. Ade Hermanto, Kajari, Azy Tyawardhana, Dandim 0426 Tuba, Letkol. Kav. Delvy Marico.
Kemudian Plt. Kepala BPN Mesuji, Oki Harien Purnomo dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat termasuk Kepala Kesbangpol, Taufiq Widodo.
Sedangkan dari pihak PT. SIP hadir Kumala Sinaga dan beberapa staf.
Dihubungi via telepon, Selasa (21/5/2024), Kepala Kesbangpol Mesuji, Taufiq Widodo mengatakan rapat koordinasi Forkopimda yang dipimpin pj Bupati, Sulpakar adalah membahas penanganan lebih lanjut persoalan pendudukan lahan oleh kelompok yang menamakan diri keturunan Buay Mencurung.
Konflik agraria
PT SIP
Kabupaten Mesuji
Buay Mencurung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
