Dugaan Penganiayaan, Guru SMAN Kotabumi dengan Suami Saling Lapor
Isti Febri Wantika
Lampung Utara
Menurutnya, Iin datang ke rumah dengan bibi dan sepupunya yang bernama Rian. Terjadilah cekcok rumah tangga antara Iin dan Gespen, sementara Rian mengancam menurunkan sesuatu dari dalam mobil jika ia dipaksa untuk ke luar rumah.
Tak lama rombongan dari dalam mobil ke luar dengan membawa senjata tajam (sajam). Gespen karenanya menutup pintu gerbang. Sampai saat ini, Fetha menjelaskan jika pihaknya rugi karena rusaknya pagar rumah dan mobil.
Kejadian ini telah dilaporkan ke Mapolres Lampura dengan bukti laporan yang tertuang dalam LP/666/B/III/2022/POLDA LAMPUNG/SPKT RES LU.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Lampura, AKP Eko Rendi Oktama, saat dikonfirmasi atas laporan ini mengatakan telah meminta keterangan 11 orang. "Dalam waktu dekat akan ada gelar perkara," singkatnya. (*)
Polres Lampura
PWI Lampura
Lampura
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
