Curhat ke Taufik Basari, Keluarga Sampaikan Kondisi Saat Pertama Melihat Almarhum Rio
Sulaiman
Bandarlampung
Setelah itu, lanjut Ardian. Pihaknya langsung meminta korban untuk dibawa ke rumah sakit. Namun proses di bawa ke rumah sakitnya pun lama. Kurang lebih satu jam menunggu dengan alasan mengurus administrasi.
"Sampai di rumah sakit, di periksa gula darah turun, darahnya sudah tidak ada. Bahkan saat diambil darah dari tangan tidak keluar sehingga diambil dari kaki. Badannya berkeringat, tetapi dingin," katanya.
Ia juga mengatakan, pihak keluarga berjuang mendatangi setiap lembaga yang berwenang. Agar tidak ada lagi peristiwa serupa terjadi, dan tidak ada korban lagi.
"Mudah-mudah perjuangan kami ini, menjadi amal," tandasnya. (*)
Lapas Anak
Napi meninggal dunia
dianiaya
Rio Febrian
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
