Curhat Geng Motor di Video, Menyesal Buat Kekacauan di Bandarlampung
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Beredar video permintaan maaf dari seorang anggota geng motor yang telah ditahan di Polresta Bandarlampung, Sabtu (10/6/2023).
Dalam video tersebut, Rizki Ramaduan (18), demikian nama anggota geng itu, menyampaikan penyesalannya karena melakukan kekacauan di Bandarlampung.
"Saat ini, saya bersama rekan-rekan harus mendekam di tahanan Polresta Bandarlampung. Kami menyesal menyebabkan keributan dan anarki di Kota Bandarlampung," paparnya.
Dia menyatakan akibat tindakannya itu kini ia dan teman-temannya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Kami menyesal karena tidak bisa berkumpul dengan keluarga, teman-teman, dan tidak bisa melanjutkan sekolah," sesalnya.
Sebab itu, ia mengajak generasi muda yang ingin menunjukkan eksistensi sebagai kelompok geng motor dan melakukan tindakan anarkis, kekerasan, dan kerusakan, untuk berhenti.
"Tindakan itu hanya akan merugikan diri kita sendiri dan orang lain, serta merusak masa depan kita," tambahnya.
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Polresta yang telah menghentikan perilaku dan tindakan yang salah.
"Jika tidak ada campur tangan mereka, masalah kami bisa menjadi lebih besar," ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Bandarlampung, Kombes Ino Harianto, menyatakan akan menjerat mereka yang terbukti terlibat dalam geng motor.
Geng motor
tawuran geng motor
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
