Toko Material Bangkrut, Alasan Tersangka Nekat Merampok Bank Arta Kedaton
Pandu Satria
Bandarlampung
Polisi juga telah menyelidiki alamat yang tertera di kartu kuning, Jl Pulau Seram No. 7, Kampung Sawah, Tanjungkarang Timur (TkT).
Namun sebagaimana yang didapatkan wartawan media ini (baca: Di Kampung Sawah, Tak Ada yang Kenal Tersangka Perampok Bank Arta), tak ada yang mengenal Heri.
Polisi menduga alamat yang tertera di kartu kuning itu palsu. Karenanya, aparat kemudian menelusuri dari rekam sidik jari tersangka.
"Data fingerprint (sidik jari), bahwasanya benar HR (Heri) adalah warga Bandarlampung," katanya.
Ia juga menjelaskan, jumlah korban total empat orang. Selain tiga yang sudah diketahui, teller BPR Arta Kedaton, S, juga luka ringan di bahu (baca: Perampok Bank Arta Punya Kartu Pasien RSJ, Polisi Beber Kronologis Lengkap).
Dalam kesempatan ini, Reynold meminta dua pelaku lain yang buron menyerahkan diri.
"Kita sudah mengerahkan tim untuk memburu mereka. Lebih baik menyerah," tandasnya.
Di tempat sama, Koordinator Tim Tenaga Kesehatan Biddokkes Polda Lampung, dokter AKBP Teguh Astanto mengatakan kondisi tersangka baik-baik saja.
Meski terlihat babak belur, namun tidak ada luka yang fatal. Kesadarannya pun stabil secara medis.
Menurutnya hanya ada luka lebam di mata sebelah kanan dan pipi. Selain itu, tanda vital stabil dan tidak dalam kondisi kritis.
Perampokan
Bank Artha Kedaton
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
