Siap-siap! Dermaga Eksekutif II Bakauheni Segera Beroperasi, Kadishub Bocorkan Jadwalnya
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Dermaga Eksekutif II Pelabuhan Bakauheni tahun ini ditagetkan mulai beroperasi dan menjadi opsi bagi warga yang ingin menyeberang cepat ke Pulau Jawa.
Berbagai sarana penunjang layanan telah disiapkan oleh PT ASDP selaku pengelola Pelabuhan. Di antaranya access bridge penghubung terminal, penyediaan garbarata, penambahan kapasitas, ruang tunggu dan lain-lain dengan total investasi lebih dari Rp27 miliar.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo mengatakan, kalau tidak ada halangan, Dermaga Eksekutif II akan dibuka bulan Desember 2023.
“Pengerjaannya sudah dilakukan dari awal tahun. Insyaallah Desember sudah mulai beroperasi,” kata Bambang di Kantor Gubernur Lampung, Senin (24/7/2023).
Ia menjelaskan, Dermaga Eksekutif II ini sebelumnya adalah dermaga II regular yang ditingkatkan secara kualitas dan layanan, sehingga menjadi dermaga eksekutif.
“Bukan dibangun dari awal, tapi dermaga dua yang disulap jadi eksekutif,” ujarnya.
Menurut Bambang, hadirnya Dermaga Eksekutif II bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan kecepatan. Namun harus dipersiapkan armada kapal yang mampu melaju dengan kecepatan tinggi.
“Salah satunya itu kapal, kan tidak semua kapal bisa mengikuti kecepatan minimal 15 knot. Kalau kapal regular itu rata-rata 10 knot. Jadi untuk mendapatkan kapal tidak segampang itu, tapi ini sedang disiapkan,” jelasnya.
Saat ini di jalur penyeberangan Bakauheni-Merak ada sekitar 70 armada kapal. Namun yang rutin beroperasi setiap harinya hanya sekitar 30 sampai 40 kapal.
Dermaga Eksekutif II nantinya mampu menampung 8 kapal setiap harinya, sementara Dermaga Eksekutif I kapasitasnya hanya 4 kapal. Bambang optimis, meski tarif penyeberangan di dermaga eksekutif lebih mahal, peminatnya tetap tinggi.
Dermaga Eksekutif II
Pelabuhan Bakauheni
Dishub Lampung
Bambang Sumbogo
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
