Perampok Bank Arta Punya Kartu Pasien RSJ, Polisi Beber Kronologis Lengkap
Pandu Satria
Bandarlampung
Baru saja masuk pintu BPR, tiba-tiba Heri datang dan merebut tas berisi uang yang dibawa Tito. Terjadilah tarik-menarik. Kismanto berupaya membantu.
Heri kemudian mengeluarkan airsoft gun dari balik baju dan langsung menembakkannya ke Tito.
Peluru mengenai perut samping sebelah kiri Tito. Lalu, Heri kembali menembak Kismanto dan mengenai tangan dan perut kanan.
Saat Heri hendak kabur dengan membawa tas, ia dihadang Rendy yang kemudian membekap tersangka dan merebut senjata tersangka.
Sesaat terjadilah pergumulan antara tersangka dengan Rendy, yang merupakan karyawan BPR Arta. Tiba-tiba datang Hance Chandra, karyawan BPR lainnya.
"Hance bermaksud ingin membantu Rendy. Namun ia malah tertembak di bagian dada sebelah kanan," imbuh Pandra.
Akhirnya, senjata tersangka berhasil direbut dengan dibantu nasabah karyawan, dan warga sekitar.
Pandra mengatakan, akibat dari kejadian tersebut tiga korban tertembak.
Mereka adalah Tito Alexander (36), warga Jl Pajajaran Gang Al-Ikhlas No. 51, Jabaya II, Sukabumi. Ia luka tembak di perut samping sebelah kiri.
Kemudian, Kismanto (41), warga Jl RE Martadinata No. 5, Kota Karang, Telukbetung Barat. Ia luka tembak di perut kanan dan tangan sebelah kanan.
Perampokan bank
BPR Arta Kedaton
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
