Pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie Baru Tahap Land Clearing, Butuh Pasokan Listrik 132 kVA
Tampan Fernando
Bandarlampung
Untuk diketahui pembangunan Masjid Raya ini sempat terhenti sejak dilakukan peletakan batu pertama pada bulan Februari lalu. Namun sejak bulan Juni lalu tampak sejumlah alat berat mulai diturunkan untuk meratakan sisa-sisa bangunan lama.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung, Marindo mengatakan saat ini memang pembangunan sudah berjalan.
“Sekarang sudah diproses kan. Sudah sesuai dengan ketentuan makanya kita proses di lapangan,” kata Marindo.
Menurutnya keberadaan Masjid Raya Al-Bakrie tidak akan mengganggu keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) Taman Gajah yang ada di dekatnya.
“Sudah ada RTH juga, kita siapkan ada slot untuk ruang terbuka hijau. Jadi tidak akan terganggu banyak,” ungkapnya. (*)
Masjid Raya Al-Bakrie
land clearin
pembangunan masjid Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
