Kesaksian Korban Perampokan Bank, "Dor! Saya Refleks ke Kanan, Tapi Masih Kena Peluru"

Muhaimin Abdullah

Muhaimin Abdullah

Bandarlampung

17 Maret 2023 13:23 WIB
Breaking News | Rilis ID
Kismanto, satpam Bank Mayora sekaligus korban yang terluka di RS Budi Medika, Jumat (17/032023). Foto: Muhaimin
Rilis ID
Kismanto, satpam Bank Mayora sekaligus korban yang terluka di RS Budi Medika, Jumat (17/032023). Foto: Muhaimin

RILISID, Bandarlampung — Perampokan bersenjata api terjadi di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Arta Kedaton Makmur, Bumi Waras, Bandarlampung, Jumat (17/3/2023).

Kismanto (40), security Bank Mayora yang ikut terserempet peluru di pergelangan tangan kanan, menjelaskan kronologis kejadian. 

Ia menjelaskan sebelum perampokan, ada nasabah yang ingin mengambil uang tunai di BPR Arta Kedaton (baca: Bank Arta Kedaton, Bumi Waras Dirampok, Tiga Orang Ditembak). 

Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), jika ada nasabah yang menarik uang tunai di BPR Arta dalam jumlah tertentu, maka petugas dari Bank Mayora harus ikut mengawal. 

"Saat itulah terdengar suara, 'Dor!'  Suara tembakan dari belakang. Saya refleks ke kanan, namun peluru masih menyerempet pergelangan tangan kanan saya," ungkapnya. 

Karena sudah ada hal seperti itu, dia langsung berlari ke kantor Bank Mayora dan menutup rolling door.

"Habis menutup pintu, saya kurang tahu apa yang terjadi," jelasnya di Rumah Sakit (RS) Budi Medika, Bumi Waras. 

Menurut dia, perampok hanya seorang diri. Ia memakai topi dan masker yang menutupi setengah wajah.

Selain Kismanto, dua orang lainnya ikut dilarikan ke RS Budi Medika. Keduanya luka parah terkena peluru.

Dua orang dimaksud adalah Tito dan Hance, yang merupakan satpam dan pegawai BPR Arta Kedaton Makmur. Mereka terkena peluru di dada. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Perampokan bank

BPR Arta Kedaton

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya