Ditanya Soal Mafia Tanah, Perwakilan PTPN 7 'Kabur' dari Kantor Gubernur Lampung

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandarlampung

19 Juni 2023 15:08 WIB
Breaking News | Rilis ID
Perwakilan PTPN 7 kabur dari kejaran wartawan di Kantor Gubernur Lampung. Foto : Tampan/Rilis.id
Rilis ID
Perwakilan PTPN 7 kabur dari kejaran wartawan di Kantor Gubernur Lampung. Foto : Tampan/Rilis.id

“Sementara kita tunggu besok,” kata dia dan langsung masuk ke mobilnya.

Sementara beberapa perwakilan PTPN 7 lainnya juga langsung buru-buru meninggalkan Kantor Gubernur Lampung saat dimintai keterangan soal hasil rapat.

Untuk diketahui, kasus dugaan penyerobotan lahan milik warga ini memicu unjuk rasa besar-besaran di kantor BPN Lampung pada Kamis (15/6/2023). Massa menuntunt agar hak guna usaha (HGU) atas tanah yang dikelola PTPN 7 Wayberulu di Desa Tamansari diukur ulang.

Saat unjuk rasa itu, BPN Lampung berjanji akan memanggil pihak PTPN 7 Way Berulu pada Selasa (20/6/2023) besok untuk mengungkap dugaan mafia tanah tersebut.

Kepala Bidang Penetapan Hak Dan Pendaftaran Kanwil BPN Lampung Alfarabi mengatakan, pihaknya akan memanggil perwakilan dari PTPN 7 untuk dimintai keterangan.

"Menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan warga ini besok kami bersurat ke PTPN 7 Way Berulu. Kami jadwalkan untuk memanggil mereka hari Selasa depan untuk dimintai keterangannya," kata Alfarabi. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

PTPN 7 Way Berulu

mafia tanah

Lahan warga

Pesawaran

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya