DPK PPNI Batubrak, Kecam Penganiayaan Terhadap Dokter di Lambar
Ari Gunawan
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Ketua Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kecamatan Batubrak Mery Elita, S.Kep, Ners, mengecam aksi penganiyaan yang menimpa dr. Carel Triwiyono Hamonangan yang sempat viral belum lama ini.
Sebagai sesama Tenaga Kesehatan (Nakes), dirinya ikut prihatin dan merasakan kekecewaan atas apa yang menimpa dokter tersebut.
Menurut Mery, dokter merupakan profesi yang mulia. Tidak sepantasnya perlakuan kekerasaan terjadi terhadap seorang dokter yang notabene merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.
Begitu banyaknya kebahagiaan yang telah diberikan oleh para dokter untuk melahirkan senyuman hangat bagi banyak orang. Tentu kejadian ini berbanding terbalik dari apa yang telah diperbuat oleh tugas mulia seorang dokter.
"Ini merupakan preseden buruk bukan hanya bagi dokter melainkan Nakes secara keseluruhan," ungkap Mery melalui sambungan telpon, Selasa (25/4/2023).
Mery berharap kejadian seperti ini tidak boleh terjadi lagi. Karena apa yang dialami dr. Carel dapat mimicu kecemas dan ketakutan bagi Nakes yang lain. Selain itu dapat berdampak terhadap menurunnya kualitas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.
Kepada pihak berwajib, PPNI meminta ketegasan dan harus ada campur tangan Pemerintah agar Nakes dapat terlindungi dalam menjalankan tugasnya. Dikarenakan kedepan bisa jadi dapat terulang kembali kasus yang sama.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Polres Lambar dalam menangani kasus ini. Namun kami juga meminta agar pelaku dapat diganjar hukuman yang setimpal dan dapat menjadi pelajaran bagi semuanya," harap Mery Elita. (*)
Kecam pengeroyokan dokter
DPK PPNI Batu Brak
Lampung Barat
Puskesmas Waytenong
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
