CCTV di BKD Lampung Tak Berfungsi Saat Terjadi Penganiayaan, Ini Tanggapan Inspektorat
Tampan Fernando
Bandarlampung
Hingga hari ini, Fredy menyebut sudah ada 6 orang yang diperiksa Inspektorat. Menurutnya pemeriksaan di Polresta juga masih terus berjalan.
“Perkembanganya tentu kita ikuti. Nanti kita lihat dalami dan mendengar apa hasil di polrestas juga dan akan kita sesuaikan, akan panggil juga siapa-siapa saja yang terlibat.
Sebelumnya, Kepala BKD Provinsi Lampung Meiry Harika Sari mengungkapkan, CCTV di kantornya memang mengalami error dan tidak dapat merekam.
“Untuk CCTV yang terpasang dan memang kondisi pada posisi tidak merekam. Dikarenakan kondisi ada kerusakan dalam sistem rekam. Sudah pernah dilakukan perbaikan, namun kembali terjadi error,” kata dia.
Meiry Harika menambahkan, ruangan Deny Rolind Zabara yang diduga lokasi pemukulan itu tidak dilengkapi CCTV.
“Untuk posisi CCTV pun berada di luar ruangan kerja staf dan kabid tersebut,” bebernya. (*)
inspektur provinsi Lampung
Fredy
Rekaman CCTV BKD
Deny Rolind Zabara
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
