Antisipasi Kekeringan, Pemprov Lampung Perbaiki Jaringan Irigasi di Beberapa Wilayah
Tampan Fernando
Bandarlampung
Sementara pembangunan kolam atau waduk penampungan air hujan, Budhi juga menyebut tidak ada. Sebab bukan ranah Dinas PSDA Lampung.
“Kolam penampungan air hujan belum ada program karena bukan wewenang kita. Kewenangan provinsi itu adalah jaringan irigasi, jadi kita fokus di situ,” jelasnya.
Namun di tahun 2023, Dinas PSDA Lampung memperbaiki dua jaringan irigasi utama melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp10,4 miliar.
Dua lokasi yang dibangun yaitu di Lampung Tengah dan Tanggamus. Saat ini progresnya sudah lebih dari 60 persen.
“Sekarang sudah berjalan, mudah-mudahan bisa segara rampung dan jadi sarana pendukung untuk kebutuhan air bagi petani kita,” tutupnya.
Diketahui daerah irigasi yang dibangun yaitu Way Ngarip I Tanggamus dengan luas baku 1.346 hektare dan luas fungsi 1.248 hektare.
Kemudian daerah irigasi Tipo Balak, Lampung Tengah dengan luas baku 1.133 hektare, serta luas fungsi 1.133 hektare. (*)
kekeringan
Fenomena El Nino
Dinas PSDA Lampung
Budhi Darmawan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
