SGC Optimistis Puluhan Ribu Lowongan Kerja Tingkatkan Ekonomi Rakyat
lampung@rilis.id
Lampung Tengah
RILISID, Lampung Tengah — Sugar Group Companies (SGC) membuka peluang kerja bagi masyarakat Lampung Tengah, dengan target puluhan ribu orang pekerja di berbagai posisi.
Peluang ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi rakyat dan kesejahteraan masyarakat yang sudah lama terpuruk akan turunnya harga singkong yang selama ini mereka tanam.
Kegiatan sosialisasi pembukaan lapangan kerja yang dilaksanakan SGC di Balai Kampung Terbanggi Ilir, Lampung Tengah, Selasa (17/3/2026). Acara dihadiri oleh ratusan warga yang antusias mengikuti informasi tentang peluang kerja tersebut.
Kepala Kampung Terbanggi Ilir Selnar Beniardi mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan yang sudah peduli dengan warganya.
"Alhamdulillah, selama ini pihak perusahaan sangat suport untuk kepentingan masyarakat. Sudah banyak bantuan yang diberikan seperti perbaikan jalan," katanya.
"Kehadiran SGC telah memberikan peluang pekerjaan kepada masyarakat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga," ujarnya.
Menurutnya, masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti sosialisasi tersebut. Mereka juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung terkait mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga sistem kerja yang akan dijalankan.
Selain mendapat kesempatan mendengarkan langsung pemaparan yang disampaikan SGC, semua warga Terbanggi Ilir yang hadir juga mendapat bingkisan berupa gula dan nasi padang. Dengan gembira mereka membawa pulang bingkisan tersebut.
Peluang kerja yang ditawarkan oleh perusahaan seperti SGC perlu dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mencari pekerjaan.
“Pemerintah daerah tentu menyambut baik kegiatan sosialisasi ini karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya serta bekerja dengan penuh tanggung jawab dan disiplin.
SGC
Lowongan Kerja
Ekonomi Rakyat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
