Wow! 2017 Laba Peruri Naik 161,6 Persen
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) membukukan laba bersih sebesar Rp362,79 miliar sepanjang 2017. Angka tersebut tercatat naik 161,6 persen dibandingkan 2016 yang mencapai Rp138,68 miliar.
"Kami bersyukur, pada 2017 Peruri dapat mencapai kinerja yang baik. Pencapaian ini merupakan kerja sama seluruh karyawan dan manajemen," kata Direktur Utama Peruri, Dwina S. Wijaya dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (3/4/2018).
Menurut Dwina, meningkatnya kinerja keuangan perseroan tahun lalu didorong naiknya pendapatan usaha menjadi Rp3,48 triliun, naik 44,3 persen dari 2016 sebesar Rp2,41 triliun. Laba usaha juga melonjak 77,55 persen menjadi Rp509,16 miliar, naik 77,55 persen dibandingkan 2016 yang mencapai Rp286,78 miliar.
Rasio EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation and Amortization) sebesa Rp879,96 miliar, naik 49,15 persen dibandingkan 2016 yang mencapai Rp590 miliar.
Untuk total aset, tercatat sebesar Rp4,67 triliun, naik 28,21 persen, jika dibandingkan dengan 2016 yang mencapai Rp3,64 triliun. Pendapatan perusahaan disumbang oleh pencetakan uang kertas NKRI sebesar 66,7 persen, uang logam NKRI 4,5 persen, paspor dan buku 6,4 persen, pita cukai 8,3 persen, meterai 2,8 persen, dan lainnya 11,3 persen.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
