Tingkatkan Indeks Pertanaman, Balitbangtan Kenalkan Teknologi Embung di Kalteng

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

25 Mei 2018 11:20 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

Patbo Super merupakan paket teknologi budidaya padi spesifik lahan tadah hujan dengan basis manajemen air dan penggunaan bahan organik untuk menghasilkan produktivitas tinggi serta potensi peningkatan IP. 

Komponen Patbo Super di antaranya, penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB) padi ampibi ada 14 varietas, diantaranya Situbagendit, Inpari 38 dan Inpari 39, manajemen air dengan memanfaatkan potensi sumberdaya air yang tersedia seperti sungai, embung, dan-lain-lain untuk seefisien mungkin untuk meningkatkan IP.

Kemudian, penggunaan bahan organik in situ yaitu jerami padi dengan menggunakan dekomposer dan penggunaan pupuk hayati, penggunaan alsintan untuk pengolahan tanah, tanam, pemeliharaan dan panen.

Termasuk pengendalian gulma dengan menggunakan herbsida pra tumbuh yang selektif dan menggunakan alsintan penyiangan power weeder.

Hingga tahun 2017, jumlah embung yang telah dibangun oleh Kementerian PUPR sebanyak 50 unit, Kemendes 90 unit dan  Kementan sebanyak 5.500 unit embung. 

Pada tahun 2018 Kemendes akan membangun 150 unit embung  dengan potensi sebanyak 30.000 unit yang akan dibangun dengan dana desa. 

Peran embung dan bangunan air lainnya utuk irigasi pertanian sangat jelas untuk peningkatan IP dan peningkatan produksi pangan.

Namun, pemanfaatan dan pemeliharaan embung ini harus tetap dilakukan agar berkelanjutan.
 

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya