Ternak Ayam Bangkrut Dihajar Pandemi, setelah Pinjam PTPN VII kini Bangkit Lagi

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Pesawaran

28 Juli 2021 20:39 WIB
Bisnis | Rilis ID
Usaha ternak ayam pejantan milik Gunawan. Foto: Humas PTPN VII
Rilis ID
Usaha ternak ayam pejantan milik Gunawan. Foto: Humas PTPN VII

Saat ini, setiap kali berternak Gunawan sudah mencapai 3.000 ekor. Dan penjualannya banyak pembeli pemilik rumah makan. Tidak sebatas dari wilayah Pesawaran, tapi juga dari Tulangbawang dan Bandarlampung.

“Yang harus diperhatikan dalam berternak ayam pejantan ini serangan penyakit geburu. Biasanya penyakit ini menyerang pada usia 21 hari. Bila sudah ada yang terkena penyakit ini biasanya cepat menyebar ke lainnya, dan mengakibatkan mati masal.”

Untuk menghindari penyakit ini, kita lakukan penyemprotan disinfektan. Dan pembersihan kandang dilakukan selama 1,5 bulan setelah panen. Sehingga kandang terjaga kebersihannya. Berternak ayam pejantan juga lebih mudah dalam melakukan pemberaihan kandang. Karena ayam ayam ini kotorannya kering, sehingga tidak menimbulkan bau.

Ke depan ia berencana akan berternak sapi potong dan menanam rumput gajah. Semoga ini bisa dilakukan, seiring pembinaan dan pinjaman modal dari PTPN VII. Ia berharap, untuk pinjaman kedua bisa mensaptkan lebih banyak lagi.

“Saya sangat berterima kasih, semoga PTPN VII terus maju dan jaya, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebuh banyak lagi kepada masyarakat.” pungkasnya. (*)

Menampilkan halaman 3 dari 3
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

PTPN VII

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya