Stok Beras di Gudang Bulog Cukupi Kebutuhan Sebulan

Default Avatar

Anonymous

Lhokseumawe

29 Maret 2018 06:00 WIB
Bisnis | Rilis ID
Ilustrasi beras. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Ilustrasi beras. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Lhokseumawe — Stok beras di gudang Bulog Subdivre Lhokseumawe mampu mencukupi kebutuhan untuk sebulan.

Kepala Bulog Subdivre Lhokseumawe, Armia Darsyah, mengatakan, stok beras di gudang Bulog setempat saat ini sekitar 1.000 ton.

Jumlah tersebut, katanya, akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap beras di wilayah Bulog Lhokseumawe yang membawahi tiga daerah.

"Untuk sata sekarang, stoknya mencukupi selama masa satu bulan terhadap kebutuhan pangan di tiga daerah, yakni Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireun, dan juga Kabupaten Aceh Utara," ucapnya di Lhokseumawe, Kamis (29/3/2018).

Ia menegaskan, stok beras yang ada di gudang sekarang akan bertambah seiring akan datangnya masa panen raya di beberapa daerah sentra pertanian padi di wilayah Bulog Lhokseumawe.

"Dengan begitu akan semakin bertambah lagi stok beras," kata dia.

Ia mengharapkan, dengan panen raya mendatang ada penerimaan beras dalam jumlah besar sehingga mampu menjadi stok pangan sampai tiga bulan ke depan.

Pihaknya menargetkan penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) dari petani melalui mitra Bulog sekitar 6.000 ton agar stok beras di gudang Bulog setempat selalu memadai.

Namun, katanya, meskipun pencapaian dan penyerapan gabah dari petani tidak sampai 6.000 ton sebagaimana ditargetkan, pihaknya berharap dapat menyerap 3.000 hingga 4.000 ton gabah dari hasil panen daerah.

Ia mengatakan stok beras yang ada di gudang Bulog Lhokseumawe saat ini, adalah hasil panen di wilayah Bulog Lhokseumawe, sedangkan daerah yang memberi sumbangan besar terhadap stok beras di wilayah itu, adalah Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireun.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya