PTPN Holding Kawal Giling PG Bungamayang dan Cintamanis
lampung@rilis.id
Lampung Utara
Meski sudah malam, tim juga langsung menuju pabrik yang sedang beroperasi. Mereka mengecek semua fasilitas dan performa mesin dengan kapasitas terpasang 7.000 TCD (ton cane per day, ton tebu per hari) itu.
Dalam laporannya, Direktur PT BCN Putu Sukarmen menyebutkan ada kendala power house di pabrik yang sedang berjalan. Dia mengakui, meski tetap bisa berjalan melakukan giling, dengan kendala kekurangan daya sekitar 500 KVA, kapasitas giling terpasang tidak dapat terpenuhi.
“Sudah diantisipasi sejak sebelum bukan giling dengan pengadaan power house. Tetapi setelah berjalan beberapa hari giling, ada kendala pada suplai ke gear box. Vendor sudah bekerja keras untuk memperbaiki, tetapi belum berhasil,” kata dia.
Kendala pada power yang dialami PG Bungamayang menjadi perhatian Tim Inpektorat PTPN Holding. Dani mengingatkan agar masalah kekurangan daya ini segera diatasi dengan cepat. Sebab, kata dia, musim giling yang terlambat akan berimbas kepada hasil secara keseluruhan.
“Kami dari Holding akan mendampingi bapak-ibu semua dalam mengatasi masalah kekurangan daya ini. Ini sangat urgen dan harus segera diatasi. Jika tidak, kita akan banyak kehilangan momen mencapai produksi terbaik,” kata dia.
Selain ke Bungamayang, Tim juga akan lanjut menginspeksi PG Cintamanis di Ogan Ilir, Sumsel. Selain teknis on farm dan off farm, tim juga memperhatikan tentang infrastruktur seperti lebung (embung penyimpan air), jalan produksi, menara pantau, hingga sarana pemadam kebakaran.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
