Mahasiswa Baru Teknokrat Mendapatkan Pendidikan Bela Negara

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

26 September 2020 12:24 WIB
Advertorial | Rilis ID
FOTO: ISTIMEWA
Rilis ID
FOTO: ISTIMEWA

RILISID, Bandarlampung — Mahasiswa baru Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) mendapatkan pendidikan bela negara di hari kedua program pengenalan perguruan tinggi (propti) melalui aplikasi Zoom.

Adalah Wakil Rektor I UTI Dr. H. Mahathir Muhammad yang menyampaikan materi tentang “Pembinaan Kesadaran Bela Negara, Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” pada Jumat (25/9/2020).

Mahathir menyampaikan, bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh sikap kecintaanya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara seutuhnya.

Menurutnya, bela negara bertujuan mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara, melestarikan budaya, menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

"Berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara, serta menjaga identitas dan integritas bangsa," kata Mahathir.

Sedangkan fungsi bela negara, antara lain mempertahankan negara dari berbagai ancaman; menjaga keutuhan wilayah negara merupakan kewajiban setiap warga negara dan merupakan panggilan sejarah.

"Sebagai bangsa Indonesia kenapa kita harus melakukan bela negara, karena mempunyai nilai sadar berbangsa, yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, memiliki kemampuan bela negara sehingga kita akan mencintai tanah air,” jelas Mahathir.

Sebagai anak bangsa, menurut Mahathir, bela negara sangat diperlukan karena ada ancaman. Yaitu setiap usaha dan kegiatan baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan negara.

Banyak sekali sumber ancaman negara. Contoh ancaman dari dalam negeri; konflik antar golongan, pemaksaan kehendak sehingga terjadi kerusuhan, memudarnya rasa nasionalisme. Juga faktor kondisi masyarakat seperti kemiskinan dan pengangguran.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya