Kemajuan Perundingan Perang Dagang Picu Penguatan Rupiah
Elvi R
Jakarta
RILISID, Jakarta
— Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi (25/2/2019) bergerak menguat seiring kemajuan kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Cina.
"Presiden AS Donald Trump melakukan ciutan via Twitter pada akhir pekan lalu untuk menunda penerapan kenaikan tarif 25 persen untuk barang-barang impor Cina senilai US$200 miliar yang semestinya pada 1 Maret mendatang, seiring dengan kemajuan pembicaraan dagang antara AS-Cina yang sedang berlangsung secara intensif," kata ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Senin.
Sebelumnya, pada 22 Februari 2019, Presiden Trump telah bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Cina Liu Hie dan akan melanjutkan pertemuan dengan Presiden Cina XI Jinping pada akhir Maret di Florida.
Dari pembicaraan saat ini, diperoleh kesepakatan Cina akan membeli barang-barang dari AS senilai US1,2 triliun.
Menurut Lana, kesepakatan tersebut memberikan sentimen positif terhadap pasar global dan mengurangi ketidakpastian pertumbuhan ekonomi global.
"Hari ini, Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14 ribu per Dolar AS hingga Rp14.050 per Dolar AS," ujar Lana.
Hingga pukul 09.50 WIB, nilai tukar Rupiah masih bergerak menguat 53 poin menjadi Rp14.005 per Dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.058 per Dolar AS.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
