IHGMA Kibarkan Bendera Putih, PHRI: Kita Sudah Terpuruk
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Beberapa hari lalu, anggota Indonesia Hotel General Manager Asosiacion (IHGMA) melakukan aksi pengibaran bendera putih di Jalan Raden Intan, Bandarlampung.
Aksi tersebut dilakukan sebagai tanda menyerah akibat masa PPKM yang tak kunjung usai.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung Friandi Indrawan mengatakan, aksi yang dilakukan oleh rekan-rekan IHGMA merupakan simbol bahwa pengusaha hotel sudah dalam kondisi terpuruk.
"Kita kondisinya sudah semakin buruk, sudah 17 bulan kondisi seperti ini. Berapa lama lagi kita bisa bertahan, itu (bendera putih) simbol kita," ungkapnya pada Rabu (11/8/2021).
Menurutnya, pemerintah harus benar-benar hadir dan memberikan solusi terhadap pengusaha hotel yang notabanenya adalah mitra pemerintah. Dengan memberikan keringanan dan mengurangi beban operasional.
"Buktikan kalau pemerintah itu mitra strategisnya pengusaha, saya tantang pemerintah untuk buktikan itu, kalau begini terus kita bisa kolaps," ujarnya.
Friandi mengatakan, pihaknya ingin berkomunikasi dengan pemerintah.
"Kita tidak minta hibah atau minta stimulus, tetapi pajak air tanah diliburkan dulu beberapa bulan, toh pemerintah juga tidak ada biaya PPB. PLN juga jangan sangar-sangar amat," pintanya. (*)
PPKM
hotel
PHRI Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
