Harga Sembako di Mesuji Terpantau Naik, Gula Pasir Tembus Rp16 Ribu/Kg
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Harga salah satu kebutuhan pokok selain beras yakni gula pasir di Kabupaten Mesuji kini mulai bergerak naik. Dari harga sebelumnya dijual Rp14.500/kg. Saat ini, di Pasar Simpang Pematang, Minggu (12/11/2023) sudah dijual Rp16.000/kg.
Sebelumnya, salah satu komoditas juga yakni cabai merah juga mengalami kenaikan signifikan. Saat ini salah satu bahan bumbu dapur itu tetap bertengger Rp80 ribu/kg.
Di Pasar Simpang Pematang, pasar terbesar di Bumi Ragab Begawe Caram itu, harga gula pasir naik menjadi Rp16.000/kg. Sedangkan di Pasar KTM, Mesuji Timur, harga gula pasir jauh lebih mahal. Di Kota Terpadu Mandiri itu, gula pasir dijual Rp17.000/kg.
Salah satu pedagang di Pasar Simpang Pematang, Ida, menuturkan jika kenaikan harga gula pasir mulai terjadi pada awal Oktober 2023 lalu.
“Mulai naik itu kalau tidak salah ya Oktober lah, dari Rp14.500, naik Rp500/kg, terus sampai akhir 31 Oktober itu harga sudah Rp16.000/kg,” katanya.
Mengenai penyebab kenaikan, Ida mengaku hanya tahu dari agen jika harga gula pasir naik.
“Ya kita ikut agen, kalau dari supplier naik, kita naik, kalau kita ambil barang harga turun ya kita turun juga, gitu aja. Masalahnya kenapa ya saya tidak tahu,” ujarnya.
Kenaikan beberapa komoditas itu mendapat perhatian warga terutama ibu rumah tangga.
Salah satu ibu rumah tangga yang sedang berbelanja di Pasar Simpang Pematang, Sri Astuti, menyebutkan jika harga-harga saat ini hampir semua mengalami kenaikan.
“Mulai dari beras, cabai, gula pasir, bumbu dapur lainnya seperti bawang juga naik. Terus minyak goreng juga masih mahal,” ujarnya.
sembako
mesuji
komoditas
gula
cabai
beras
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
