Ekspor Rajungan Lampung Tembus 1.578 ton atau Senilai USD36,91 Juta
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
"Perikanan rajungan telah mendukung mata pencaharian bagi lebih dari 4.000 nelayan dan 1.000 orang lainnya, yang mayoritas perempuan berkerja sebagai pemilah dan pengolah rajungan," lanjutnya.
Berdasarkan data ekspor rajungan yang dicatat Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Provinsi Lampung tersebut, Arinal berpendapat rajungan merupakan komoditas yang dapat diandalkan untuk menopang mata pencaharian masyarakat. Tidak hanya nelayan, namun juga seluruh rantai nilai yang terkait.
Adapun untuk program photovoices, Arinal menganggap sebagai pendekatan yang unik dan inovatif sebagai bagian dari pengelolaan perikanan rajungan berkelanjutan.
Ia juga mengatakan beberapa program yang telah dilakukan seperti pengembangan dan peningkatan kapasitas perempuan nelayan di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur dan Tulang Bawang merupakan contoh nyata kolaborasi banyak pihak yang bisa diadopsi oleh sektor-sektor lainnya.
Arinal berharap lewat program ini stok sumber daya rajungan di Provinsi Lampung yang saat ini semakin mengalami tekanan tinggi disebabkan beberapa faktor yang memengaruhinya dapat diselamatkan.
Rajungan
Dinas Kelautan dan Perikanan
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
