KPAI Kecam Ibu di Bandar Lampung yang Pekerjakan Anaknya Jadi Manusia Silver
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengecam tindakan seorang ibu yang ketahuan mempekerjakan anaknya menjadi manusia silver.
Peristiwa itu viral di media sosial pada Senin (17/2/2025), lokasinya diketahui berada di salah satu titik perempatan di Kota Bandar Lampung.
Ketua Komnas PA Bandar Lampung, Ahmad Apriliandi Passa, menyatakan tindakan ibu yang terekam dalam video itu adalah eksploitasi terhadap anak.
Ia menegaskan tindakan eksploitasi ini jelas bertentangan dengan hak-hak anak. Tidak ada alasan untuk mempekerjakan anak dalam bentuk apapun.
"Ya itu sangat memungkinkan bentuk-bentuk eksploitasi terhadap anak-anak. Anak-anak sangat tidak patut untuk dipekerjakan," ungkap Andi, Kamis (20/2/2025).
Komnas PA juga menyoroti maraknya anak jalanan di persimpangan jalan Bandar Lampung. Menurutnya, hal ini memerlukan perhatian lebih dari pemerintah melalui penertiban dan pembinaan yang lebih tegas.
"Terlebih indikasi eksploitasi yang dilakukan oleh orang tua dan orang yang memiliki relasi lebih kuat sehingga anak tersebut terenggut haknya," katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan anak-anak memiliki hak untuk bebas dari eksploitasi, mendapatkan akses pendidikan, bermain, serta tumbuh kembang yang layak.
"Sehingga bertumbuh dengan optimal dan diberikan perlindungan yang baik dari orang tua dan perlakuan yang layak dari orang di lingkungannya," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Satpol PP Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki membenarkan atraksi manusia silver banyak ditemukan eksploitasi anak. Dimana orangtua mengajak anak-anaknya termasuk balita untuk didandani menjadi silver lalu mengemis di jalan.
manusia silver
eksploitasi anak
KPAI
perlindungan anak
pengemis
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
