Unila Kukuhkan 14 Guru Besar, Termasuk Dua Sahabat dari Fakultas Hukum
Gueade
Bandar Lampung
Sementara, FX Sumardja dengan kepakaran Hukum Agraria dan Pertanahan akan membacakan pidato pengukuhan berjudul 'Hak Ruang Bawah Tanah: Perspektif Hak Asasi Manusia di Indonesia.'
FX Sumardja lahir di Klaten, Jawa Tengah, 22 Juni 1965. Ia menyelesaikan sarjana dan magister di Universitas Gajah Mada dan gelar doktoral di Universitas Diponegoro pada tahun 2015.
FX Sumardja dikenal luas keahliannya, khususnya di bidang hukum agraria dan pertanahan.
Ia juga memiliki kepedulian sosial khususnya yang terkait di bidang agraria dan pertanahan.
Kepakarannya di bidang agraria sendiri tercermin dalam disertasinya yang berjudul 'Politik Hukum Larangan Kepemilikan Tanah Hak Milik oleh Orang Asing untuk Melindungi Hak-hak atas Tanah Warga Negara Indonesia.'
Disertasinya ini kemudian diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN).
Dosen FH Unila, Fatoni mengatakan bahwa keduanya merupakan sejawat sekaligus senior di bagian hukum administrasi FH Unila.
“Keduanya juga merupakan dosen senior yang berkat kesabaran dan ketekunannya akhirnya berhasil menjadi guru besar di penghujung tahun 2024,” jelasnya.
Menurutnya, capaian ini tentunya tidak mudah karena untuk menjadi seorang guru besar ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi.
Fatoni juga menambahkan bahwa keduanya banyak berkontribusi pada perkembangan dosen-dosen muda dan mahasiswa.
Guru besar
Unila
FH
HS Tisnanta
FX Sumardja
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
