Kue Putu: Jajanan Tradisional yang Memikat
lampung@rilis.id
Lampung
RILISID, Lampung — Kue putu, dengan suara seruling dan warna hijau yang cerah, adalah jajanan tradisional khas Indonesia yang memanjakan mata dan lidah. Aroma khas daun pandan berpadu dengan cita rasa manis gula merah yang meleleh saat dimakan, menjadikannya makanan yang unik dan tetap dicintai masyarakat hingga saat ini.
Kue ini terbuat dari tepung beras yang diisi gula merah, kemudian dikukus dalam tabung bambu kecil yang menghasilkan bunyi seruling merdu. “Bunyi uap yang dikeluarkan saat mengukus kue putu merupakan ciri khasnya. Ketika suara tersebut terdengar, masyarakat tahu bahwa kue putu sedang diperdagangkan,” ujar Pak Dadang, penjual kue putu asal Jawa Timur.
Aroma daun pandan dalam adonan kue putu menambah cita rasa yang unik dan menyegarkan. Saat disajikan, kue putu sering kali ditaburi kelapa parut segar, menambah tekstur dan rasa gurih yang melengkapi manisnya gula merah. “Kombinasi rasa ini benar-benar harmonis dan memberikan sensasi hangat, terutama saat dinikmati di sore atau malam hari,” tambah Pak Dadang.
Baca Juga:
Meskipun kini banyak jajanan modern bermunculan, kue putu tetap menjadi camilan favorit. Bagi banyak orang, kue putu adalah bagian dari identitas kuliner Nusantara, mewakili kesederhanaan dan kehangatan budaya Indonesia. “Ini lebih dari sekadar makanan; ini adalah bagian dari warisan kita,” ungkap Nisa, seorang penggemar kue putu.
Namun, keberadaan penjual kue putu mulai berkurang di beberapa kota besar. Modernisasi dan perubahan gaya hidup menjadi tantangan bagi penjaja jajanan tradisional. Meski demikian, upaya melestarikan camilan ini terus dilakukan melalui festival kuliner tradisional dan generasi muda yang berusaha memperkenalkan kue putu ke khalayak yang lebih luas.
Kue putu bukan hanya tentang rasa, tetapi juga pengalaman. Bunyi seruling uap, aroma pandan yang harum, dan sensasi menggigit kue hangat dengan lelehan gula merah di dalamnya menciptakan kenangan yang mendalam bagi banyak orang. Dengan segala keunikan dan sejarahnya, kue putu tetap menjadi simbol kelezatan dan kehangatan yang tak lekang oleh waktu.
Baca Juga:
Jadi, jika mendengar bunyi seruling uap yang khas, jangan ragu untuk mencicipi kue putu hangat. Di balik bunyi itu, tersimpan kisah dan rasa yang membawa kita kembali ke masa lalu, saat segala sesuatu terasa sederhana dan manis.*
Jajanan
tradisional
putu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
