Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Serahkan Produk Inovasi ke PT GGP

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

23 November 2022 00:06 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Tim Teknik Elektro UTI menyerahkan produk inovasi ke PT GGP. Foto: Humas UTI
Rilis ID
Tim Teknik Elektro UTI menyerahkan produk inovasi ke PT GGP. Foto: Humas UTI

RILISID, Bandarlampung — Tim Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menyerahkan produk inovasi ke PT Great Giant Pinneaple (PT GGP).

Kunjungan ke Liquid Organic Biofertilizer (LOB) factory, dalam kunjungan ini tim mempelajari proses pembuatan pupuk, teknologi yang digunakan dan prospek kerja di bidang teknik elektro.

Tim disambut oleh divisi LOB GGP, di antaranya Ir. Supardi Tanojo (LOB and Compost Production Head); Kiat Ginanjar, S.P. (LOB Production Dephead); Didi Rahmanto (R&d and Compost Subdep Head); Wartoyo (LOB Production Subdep Head); Erpandi (LOB Maintenance and Inprovement Subdep Head).

Supardi Tanojo selaku LOB and Compost Production Head menyerahkan sertifikat serah terima produk inovasi.

Sementara, tim inovasi mahasiswa Teknik Elektro UTI terdiri dari Yudha Arya Pranata, Achmad Jayadi (Dosen Prodi Informatika),  S. Samsugi (Dosen Prodi Teknik Komputer).

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/11/2022), UTI menyebut LOB adalah suatu perusahaan yang bekerja pada pada sektor pembuatan pupuk dengan menggunakan mikrobakteri yang didapatkan pada tanah-tanah tertentu yang dikumpulkan dan dikembangbiakkan pada tabung fermentasi.

Pengembangbiakan mikroba dilakukan dengan memberikan beberapa komponen penting diantaranya unsur gula, fishmeal, protein dan unsur-unsur lain yang mendukung dalam perkembangbiakan bakteri.

Besamaan dengan hal tersebut, dilakukan pula proses homogenisasi yang dilakukan dengan menggunakan mesin shaker orbital (untuk skala kecil) dan mesin shaker horizontal (dalam skala besar).

Lalu dikumpulkan pada sebuah tabung fermentor dengan mesin agitator yang digunakan sebagai pengaduk pupuk dalam selang waktu 24 jam. Lalu setelah itu dikumpulkan kembali dan dilakukan proses yang sama dengan tabung fermentor yang lebih besar. Setelah semua selesai hasil dari fermentasi pupuk LOB didiamkan selama semalam, baru setelah itu pupuk baru bisa digunakan.

Di dalam lab tesebut merupakan area Lab Research and Development dimana Lab ini bertujuan untuk meramu dalam pembuatan pupuk cair; greenhouse yakni untuk menguji efikasi dan pemberian treatment pada pupuk; untuk melakukan rekayasa media besar sebesar 10000/batch.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Teknik Elektro

Universitas Teknokrat Indonesia

Produk

Inovasi

PT GGP

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya