Rektor, WR, hingga Ketua Yayasan Universitas Teknokrat Berdialog dengan Mahfud MD
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Setelah dijamu Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) HM Nasrullah Yusuf juga berkesempatan berdialog dengan sejumlah menteri dan tokoh nasional dalam Konferensi Forum Rektor Indonesia.
Konferensi tersebut juga menjadi ajang Konvensi Kampus Ke-28 dan Temu Tahunan ke-24 Forum Rektor Indonesia (FRI) yang dihelat di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya pada Minggu (30/10/2022).
Nasrullah yang juga Wakil Ketua Dewan Pertimbangan FRI berkesempatan berdialog dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
Pada kesempatan itu, Nasrullah didampingi Wakil Rektor UTI Dr. H. Mahathir Muhammad dan Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dewi Sukmasari.
Mahfud menjadi salah satu pembicara dalam Konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI) sekaligus ajang Konvensi Kampus Ke-28 dan Temu Tahunan Ke-24 Forum Rektor Indonesia.
Ia mengajak semua peserta untuk membangun politik, hukum, dan keamanan Indonesia dengan sehat sesuai dengan NKRI dan Pancasila.
Pihaknya juga memberikan apresiasi untuk Forum Rektor Indonesia yang sudah berkiprah di banyak bidang. Termasuk dengan membawa tema besar tahun ini yakni peran perguruan tinggi dalam mewujudkan kedaulatan pangan, energi, dan obat.
Mahfud mengatakan, menjelang pemilu 2024 ini diharapkan semua pihak menjaga kondusivitas sehingga tidak menimbulkan gejolak.
Sementara itu, Rektor UTI Nasrullah Yusuf menilai bahwa peran perguruan tinggi memang penting dalam upaya mencapai kedaulatan pangan, energi, dan obat. Kampus, ujarnya, dengan kemampuan riset yang memadai, bisa mengambil peran yang penting.
Rektor
WR
Ketua Yayasan Universitas Teknokrat
Mahfud MD
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
