Program Government Transformation Academy, Dosen IIB Darmajaya Ajarkan Quizizz
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Quizizz merupakan salah satu platform online yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran ataupun asesmen pembelajaran. Quizizz dapat memberikan data dan statistik hasil kinerja siswa secara langsung.
Hal itu dikatakan Dr. M. Said Hasibuan, S.Kom., M.Kom., dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, saat memberikan materi pada Pelatihan Program Government Transformation Academy (GTA), di Gedung Pascasarjana kampus tersebut, pekan lalu.
“Quizizz juga dapat dikerjakan saat pembelajaran berlangsung atau bersama-sama,” kata Dr. Said, yang juga Direktur Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) IIB Darmajaya, dalam keterangan tertulis yang diterima Rilis.id Lampung, Selasa (29/11/2022).
Dia juga menjelaskan Quizizz dapat dijadikan PR sehingga dapat dikerjakan kapan saja dan dimana saja oleh siswa.
“Asalkan tidak melebihi batas waktu yang telah ditentukan,” kata dia.
Pelatihan ini dilaksanakan atas kerjasama Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI, Pemda Kabupaten (Pemkab) Pesawaran dan IIB Darmajaya dan diikuti 243 aparatur dari Pemkab Pesawaran, dari 21-25 November 2022.
Dalam kesempatan itu, Said menjelaskan kelebihan dari Quizizz memiliki fitur untuk presentasi pembelajaran dan asesmen.
Kemudian, memiliki banyak template siap pakai, memiliki analisis hasil asesmen siswa, dan dapat digunakan oleh pendidik dari tingkat PAUD hingga Perguruan Tinggi.
“Selain itu, pengaturan waktu pada Quizizz yang fleksibel dan aplikasi ini semakin menarik karena dapat menambahkan gambar ataupun meme lucu pada setiap pertanyaan serta dapat meningkatkan kualitas belajar dan pengajaran,” kata dia.
Hari sebelumnya, Dr. Said juga menjelaskan kepada aparatur Pemkab Pesawaran tentang asesmen itu sendiri.
Program Government Transformation Academy
Dosen
IIB Darmajaya
Quizizz
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
