Mahasiswa Teknokrat Lolos Program Kampus Mengajar Angkatan 6 Tahun 2023
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Sebanyak 17 mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) telah lulus program Kampus Mengajar angkatan 6 tahun 2023.
Kampus Mengajar merupakan salah satu program yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Program kampus mengajar membuka ruang bagi mahasiswa untuk dapat mengaplikasikan keahlian serta ilmu pengetahuan mereka dalam membantu siswa di pendidikan dasar.
Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat, semangat, dan inovasi mahasiswa. Selain itu, mahasiswa diharapkan menjadi inspirasi bagi para peserta didik untuk memperluas cita-cita serta wawasan mereka.
Mahasiswa yang terdaftar pada program kampus mengajar terlebih dahulu mengikuti proses seleksi meliputi Seleksi administratif, verifikasi dokumen, pengalaman mengajar dan tes online meliputi tes literasi numerasi,survei kebhinekaan, dan value clarification test.
Nantinya, mahasiswa yang lolos seleksi program kampus mengajar ditempatkan di beberapa sekolah yang terakreditasi C dan berada dalam rentang 3T (Daerah tertinggal, terdepan, terluar).
Mahasiswa UTI yang lulus program kampus mengajar terdiri dari Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan; Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer.
Rinciannya, mahasiswa program studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak sembilan orang; S1 Pendidikan Matematika (2); S1 Sastra Inggris (4); dan S1 Sistem Informasi (2).
Wakil Rektor UTI Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M. memberikan apresiasi kepada 17 mahasiswa yang telah berhasil lolos dalam seleksi program MBKM Kampus Mengajar angkatan 6 ini.
"Selamat untuk mahasiswa yang telah berhasil lolos MBKM Kampus Mengajar 2023. Ambil sebanyak-banyaknya pengalaman yang ada dan berikan kesan yang terbaik kepada masyarakat dan tempat tugasnya selama bertugas dalam MBKM Kampus Mengajar," ujar Mahathir.
Mahasiswa Teknokrat
Kampus Mengajar Angkatan 6
Tahun 2023
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
