LAM Infokom Asesment Lapangan Akreditasi Prodi Sistem Informasi IIB Darmajaya
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Program Studi Sistem Informasi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menjalani Asesment Lapangan yang dilakukan Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM Infokom) selama tiga hari (28–30 November 2022).
Sebagai asesor Dr. Ir. Djoko Soetarno, D.E.A. dan Dr. Rika Rosnelly, S.Kom., M.Kom. Kedua asesor disambut Rektor IIB Darmajaya, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc. jajaran Wakil Rektor, Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Kepala Biro, Kepala UPT, Ketua Prodi di IIB Darmajaya, di Ruang Meeting Lantai I Gedung Alfian Husin, Senin (28/11/2022).
Dalam sambutannya, Rektor IIB Darmajaya, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., mengucapkan selamat datang kepada kedua asesor di IIB Darmajaya.
“Darmajaya berdiri tahun 1997 dan tahun ini telah menginjak 27 tahun. Ttahun 2008, kampus ini berubah menjadi institut yang sebelumnya hanya sekolah tinggi. Kami juga memiliki 11 program studi,” ungkapnya.
Tahun ini, lanjut dia, IIB Darmajaya sedang mengajukan untuk pembukaan 10 prodi baru.
“Mohon doa dan semoga usaha ini dimudahkan oleh Allah Swt. Civitas Academica IIB Darmajaya ini berlomba-lomba untuk lebih baik dari prodi maupun dosen-dosennya dan mohon arahan kepada asesor agar prodi Sistem Informasi dapat lebih baik lagi kedepannya,” harapnya.
Sementara, Ketua Tim Asesor, Dr. Ir. Djoko Soetarno, DEA, mengatakan bersama Dr. Rika ditugaskan oleh LAM Infokom untuk melakukan asesment lapangan kepada Prodi Sistem Informasi.
“Kita memotret yang ada di Prodi Sistem Informasi bukan sebagai auditor atau inspektorat,” ucapnya.
Menurut dia, LAM Infokom terdapat fungsi pembinaan terhadap perguruan tinggi negeri maupun swasta.
“Kami memiliki fungsi pembinaan bukan pembinasaan. Jadi, kami mencoba menerapkan hal tersebut untuk membina teman-teman terutama yang swasta,” kata dia.
LAM Infokom
Asesment Lapangan Akreditasi
Prodi Sistem Informasi
IIB Darmajaya
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
