Jajakan Ratusan Menu Kuliner Tradisional Indonesia, Penasaran? Ayo Kunjungi Wisata Nggruput Akhir Pekan di Pringsewu
Yuda Haryono
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Weekend pertama di bulan Agustus, ribuan pengunjung memadati lokasi wisata kuliner Nggruput di jalur dua Pemda Pringsewu, Minggu (4/8/2024).
Tempat yang menyajikan lebih kurang 350 menu kuliner tradisional Indonesia ini, telah ada sejak tangal 1 Oktober 2017 dan hingga sekarang masih eksis dan banyak dikunjungi warga Pringsewu dan luar kabupaten.
Adapaun berbagai makanan yang dijajakan di Nggruput yakni dari gudeg, sate, seafood, jajanan pasar seperti getuk, tape, kue pancong dan lupis.
Tak ketinggalan ada juga es dawet, mie aceh, nasi kucing, kerak telur, segubal, hingga jamu tardisional.
Untuk harga yang dijual oleh setiap pedagang, masih sangat terjangkau kantong pembeli mulai Rp1.000- 10.000 setiap satuan ataupun porsi.
Panitia Wisata Kuliner Nggruput Sudar Elcostis mengatakan, setiap pekan selalu ramai dikunjungi warga dengan 80 pedagang yang menjual aneka menu kuliner tradisional Indonesia.
“Pastinya banyak menu kuliner yang dikanggeni pengunjung di wisata Nggruput ini,” ujar Sudar Elcostis.
Agar lokasi yang dikelolanya tetap terjaga dan tidak membuat pengunjung enggan datang lagi, Sudar meminta para pengunjung agar jangan membuang sampah sembarangan.
Selain itu, tetap tertib dan hati-hati dengan barang bawaan serta menjaga dan mengawi anak-anak karena ramainya pengunjung.
"Harapannya, kita jaga keamanan dan kebersihan bersama agar lokasi wisata kuliner ngruput tetap eksis sampai kapanpun,” harap Sudar.
Pringsewu
350 menu kuliner tradisional Indonesia
manjakan pengunjung
wisata kuliner nggruput
jalur dua pemda Pringsewu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
