Hadirkan Profesor Zainal A Hasibuan, Prodi Sistem Informasi IIB Darmajaya Gelar Lokakarya Kurikulum Berbasis OBE dan MBKM
lampung@rilis.id
Bandarlampung
“Kalau mau berbeda kita harus punya sesuatu. Ada beberapa hal yang harus dibedakan,” ungkapnya.
Prof. Ucok–biasa dia disapa–menerangkan keinginan Rektor lainnya untuk penyusunan kurikulm juga dilakukan secara berjamaah (bersama-sama).
“Bukan tugasnya Kaprodi, dekan tetapi semuanya sama-sama kerja,” tuturnya.
Mantan Ketua Aptikom ini juga menjelaskan perbedaan itu dimulai dari profil lulusan.
“Dimana profil lulusan ini muara dari mata kuliah. Dari Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Saya ingin lihat Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPM)nya sudah sesuai belum,” ujarnya.
Dari kurikulum OBE juga, lanjut dia, keinginan Rektor agar menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
“Ada penggunanya (lulusan), dampaknya ke masyarakat,” imbuhnya.
Prof. Ucok menekankan beberapa mata kuliah pada masing-masing cluster bisa disatukan.
“Standar merupakan panduan untuk mengembangkan kurikulum OBE untuk merumuskan Capaian Pembelajaran (CP) yang berbasis kompetensi dan mengacu KKNI dan SKKNI. Standar, KKNI, SKKNI merupakan sumber dari pengembangan kualifikasi dan profesi yang berkualitas dan relevan terhadap mahasiswa ilmu komputer,” bebernya.
Selain itu, Prof Ucok juga menuturkan bahwa rumusan kompetensi yang dihasilkan prodi “harus selaras” dengan rumusan kompetensi yang diperlukan oleh stakeholder dan bermuara ke profil lulusan. Prodi juga agar memberikan pengajaran yang menyenangkan dari semester awal tidak langsung memberikan materi yang sulit dengan cara yang kaku.
Prof. Ir. Zainal A Hasibuan
Prodi Sistem Informasi
IIB Darmajaya
Lokakarya Kurikulum
Berbasis OBE
MBKM
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
